Pendekatan Advokasi Muhammadiyah dalam Penanganan Terorisme di Indonesia
Muhammadiyah Advocacy Approach in Handling Terrorism in Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33019/jpi.v2i1.18Kata Kunci:
Civil Society, Moderasi, Muhammadiyah, TerorismeAbstrak
Terorisme merupakan bentuk saluran ekspresi keputusasaan atas situsai dan kondisi yang ada. Pihak yang terjerumus dalam praktek terorisme berasal dari kalangan yang masih mencari kebenaran dan cenderung menutup diri untuk berkomunikasi dengan lingkungan sekitar. Dengan semakin pesatnya penetrasi teknologi dan informasi teroris bertransformasi menjadi gerakan sel yang sulit untuk terindetifikasi oleh para penegak hukum. Hal yang paling penting adalah bagaimana pemerintah menyikapi dan mengatasi terorisme dan segala aksi yang dilakukannya sehingga tidak menimbulkan teror baru, khususnya yang dilakukan oleh negara. Dalam hal ini pemerintah harus lebih mengedepankan pendekatan moderasi sebagai anti thesis penegakan hukum yang keras seperti yang digagas oleh Organisasi Massa Muhammadiyah. Metode riset yang Penulis gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis dokumen dan bahan lain yang relevan dengan topik riset. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori civil society. Hasil riset menunjukkan bahwa pendekatan moderasi yang diinisiasi oleh organisasi Muhammadiyah setidaknya memberikan jalan keluar bahwa terorisme dapat dihilangkan dari akarnya dengan cara humanis. Selain itu, cara tersebut juga memberikan kepastian jaminan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dengan tidak menghukum seseorang berdasarkan praduga, namun harus terlebih dahulu terbukti secara sah dan meyakinkan melalui putusan lembaga peradilan.
Unduhan
Referensi
Amrullah, A. (2016, Maret 13). Pengamat: Ada Puluhan Korban Salah Tangkap Densus 88. Retrieved Oktober 30, 2019, from republika.co.id: https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/16/03/13/o3z8ou394-pengamat-ada-puluhan-korban-salah-tangkap-densus-88
Angretnowati, Y. (2017). Wacana Moderasi Muhammadiyah dalam Penanggulangan Terorisme. Yogyakarta: DPP FISIPOL UGM.
Asrori, A. (2015). Radikalisme di Indonesia: Antara Historisitas dan Antropositas. Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 9(2), 253-268. doi: https://doi.org/10.24042/klm.v9i2.331
Azra, A. (2002, Desember 15). Artikel Tempo“Radikalisme Islam Indonesia”. Tempo.
Batubara, P. (2018, Mei 17). Fakta-Fakta Mengejutkan Serangan Teroris di Mapolda Riau. Retrieved Mei 15, 2019, from nasional.okezone.com: https://nasional.okezone.com/read/2018/05/17/337/1899303/fakta-fakta-mengejutkan-serangan-teroris-di-mapolda-riau
BBC. (2018, Mei 25). DPR sahkan revisi UU Terorisme, Perppu tak lagi diperlukan. Retrieved Mei 16, 2020, from bbc.com: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-44248953
Chaidar, A. (2018, Mei 12). Pelajaran Dari Terorisme di Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Media Indonesia.
Faedlulloh, D. (2015). Homo Cooperativus: Redefinisi Makna Manusia Indonesia. Proceeding Masa Depan Manusia Indonesia: Prospek dan Pemberdayaan.
Handoko, A. (2019). Analisis Kejahatan Terorisme Berkedok Agama (Analysis of Terrorism Crimes Impersonating Religion). SALAM: Jurnal Sosial & Budaya Syar-i, 6(2), 155-178. doi: https://doi.org/10.15408/sjsbs.v6i2.11041
Hardjanti, R. (2018, Januari 15). Atap BEI Roboh, Kilas Balik Tragedi Perdagangan IHSG yang Kelam di Tahun 2000, 2008 dan 2017. Retrieved Oktober 30, 2019, from economy.okezone.com: https://economy.okezone.com/read/2018/01/15/470/1845126/atap-bei-roboh-kilas-balik-tragedi-perdagangan-ihsg-yang-kelam-di-tahun-2000-2008-dan-2017
Hikam. (1999). Demokrasi dan Civil Society. Jakarta: LP3ES.
Ilham. (2016, April 04). Kasus Siyono: "Saya Sedang Mencari Keadilan dan Titip Kepada Muhammadiyah". Retrieved Oktober 30, 2019, from muhammadiyah.or.id: http://www.muhammadiyah.or.id/id/news/print/5553/kasus-siyono-saya-sedang-mencari-keadilan-dan-titip-kepada-muhammadiyah.html
Jainuri, A. (2016). Radikalisme dan terorisme: Akar Ideologi dan Tuntutan Aksi. Malang: Instrans Publishing.
Kompas. (2019, Oktober 12). Hari Ini dalam Sejarah: Tragedi Bom Bali I Renggut 202 Nyawa. Retrieved Oktober 30, 2019, from kompas.com: https://www.kompas.com/tren/read/2019/10/12/063000665/hari-ini-dalam-sejarah--tragedi-bom-bali-i-renggut-202-nyawa?page=all
Liputan6. (2001, September 24). Atrium Senen Diguncang Ledakan [Lagi]. Retrieved Oktober 30, 2019, from liputan6.com: https://www.liputan6.com/news/read/20495/atrium-senen-diguncang-ledakan-lagi
Liputan6. (2002, Juli 07). Enam Tersangka Peledakan Graha Cijantung Ditangkap. Retrieved Oktober 30, 2019, from liputan6.com: https://www.liputan6.com/news/read/37312/enam-tersangka-peledakan-graha-cijantung-ditangkap
Liputan6. (2003, Oktober 31). Rekonstruksi Pengeboman GKPI Padang Bulan Medan. Retrieved Oktobr 30, 2019, from liputan6.com: https://www.liputan6.com/news/read/65519/rekonstruksi-pengeboman-gkpi-padang-bulan-medan
Liputan6. (2018, Mei 13). Polri: Sel-Sel Tidur Terorisme Bangun Lagi. Retrieved Oktober 30, 2019, from liputan6.com: https://m.liputan6.com/news/read/3523618/polri-sel-sel-tidur-terorisme-bangun-lagi
Masduqi, I. (2013). Deradikalisasi Pendidikan Islam Berbasis Khazanah Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 1-20. doi: https://doi.org/10.14421/jpi.2013.21.1-20
Qodir, Z. (2013). Deradikalisasi Islam dalam Perspektif Pendidikan Agama. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 85-107. doi: https://doi.org/10.14421/jpi.2013.21.85-107
Rapik, M., Permatasari, B., & Anisya, A. F. (2020). Peran Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme dalam Menjalankan Program Deradikalisasi. Journal of Political Issues, 1(2), 103-114. doi: https://doi.org/10.33019/jpi.v1i2.11
Royani, M. (2013). Pendekatan Deradikalisasi Dan Peran Pemerintah Daerah Dalam Mendukung Program Pemolisian Masayarakat Guna Mencegah Pengaruh Terorisme Di Daerah. Jurnal Nestor Magister Hukum, 3(5). https://jurnal.untan.ac.id/index.php/nestor/article/view/4223
Satriawan, I., Islami, M. N., & Lailam, T. (2019). Pencegahan Gerakan Radikalisme melalui Penanaman Ideologi Pancasila dan Budaya Sadar Konstitusi Berbasis Komunitas. Jurnal Surya Masyarakat, 1(2), 99-110. doi: https://doi.org/10.26714/jsm.1.2.2019.99-110
Sugiono. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: IKAPI.
Supriyatna, I. (2018, Agustus 01). Bom Meledak di Menteng, Dubes Filipina Tewas Tepat 18 Tahun Lalu. Retrieved Oktober 30, 2019, from suara.com: https://www.suara.com/news/2018/08/01/074747/bom-meledak-di-menteng-dubes-filipina-tewas-tepat-18-tahun-lalu
Suyanto, B. (2018, Mei 14). Melawan terorisme Mengembangkan Deradikalisasi. Media Indonesia.
Zaki, M. M. (2008). Geneologi Islam Radikal di Indonesia. Jakarta: LP3ES.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share Alike (CC BY-NC-SA).
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam bentuk buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
- Setiap publikasi (cetak/elektronik) bersifat terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan yang disebutkan di atas, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta.



