Kontestasi Budaya Dan Respons Negara terhadap Penerimaan LGBT: Perbandingan Antara Indonesia Dan Model Inklusivitas Di Eropa
Cultural Contestation and State Responses to LGBT Acceptance: A Comparison Between Indonesia and European Models of Inclusiveness
DOI:
https://doi.org/10.33019/jpi.v6i2.301Kata Kunci:
Eropa, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Kebijakan Negara, LGBTAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika penerimaan komunitas LGBT di Indonesia dalam perbandingan dengan model inklusivitas di beberapa negara Eropa, seperti Swedia dan Jerman. Menggunakan pendekatan teori konstruktivisme dan teori hak asasi manusia (HAM), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana norma budaya, nilai-nilai agama, dan konstruksi sosial mempengaruhi persepsi masyarakat dan kebijakan negara terhadap hak-hak LGBT. Teori konstruktivisme digunakan untuk memahami bagaimana identitas budaya dan norma-norma sosial di Indonesia, yang kuat dipengaruhi oleh nilai-nilai keagamaan seperti Islam, membentuk sikap masyarakat dan kebijakan yang cenderung konservatif terhadap LGBT. Sebaliknya, negara-negara Eropa, yang lebih sekuler, mencerminkan konstruksi sosial yang berbeda, dengan norma-norma yang lebih terbuka dan mendukung inklusivitas. Teori HAM berfungsi sebagai kerangka untuk mengevaluasi perbedaan pendekatan kebijakan antara Indonesia dan Eropa terhadap hak-hak LGBT, terutama dalam penerapan prinsip-prinsip kesetaraan dan nondiskriminasi. Di Indonesia, terdapat ketegangan antara prinsip-prinsip HAM internasional dan norma-norma budaya lokal yang mengarah pada resistensi terhadap pengakuan hak-hak LGBT. Sementara itu, negara-negara Eropa cenderung mengadopsi standar HAM sebagai dasar kebijakan inklusif yang memberikan perlindungan hukum lebih kuat bagi komunitas LGBT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis data sekunder, seperti studi literatur, kebijakan pemerintah, laporan organisasi internasional, dan artikel jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi sosial dan identitas budaya di Indonesia berperan penting dalam membentuk kebijakan negara yang cenderung mempertahankan nilai-nilai tradisional, sedangkan model inklusivitas di negara-negara Eropa didorong oleh pengakuan terhadap hak-hak universal dan prinsip kesetaraan. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman terhadap faktor-faktor budaya dan sosial dalam kebijakan publik terkait hak-hak LGBT, serta memberikan rekomendasi untuk membangun dialog yang lebih konstruktif antara norma lokal dan prinsip-prinsip HAM internasional dalam konteks Indonesia.
Unduhan
Referensi
Amnesty International. (2021). Amnesty International Report 2020/21: The State of the World’s Human Rights. https://www.amnesty.org/en/documents/pol10/3202/2021/en/.
Blackwood, E. (2010). Falling into the Lesbi World: Desire and Difference in Indonesia. University of Hawaii Press. https://www.jstor.org/stable/j.ctt6wqj73
Boellstorff, T. (2005). The Gay Archipelago. Princeton University Press. http://www.jstor.org/stable/j.ctt5hhq1f
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/qrj0902027
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology; In Qualittaive Research in Psychology 3 (2). Pp. 77–101. http://dx.doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Corrales, J. (2022). The Politics of LGBTQ Rights Expansion in Latin America and the Caribbean. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781108993609
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry & Research Design. SAGE Publications.
Crouch, M. (2014). Sexuality, Religion, and the State in Indonesia: Multiple Regulatory Standards. Asian Studies Review, 38(2), 161–175. https://www.jstor.org/stable/20460931
Donnelly, J. (2013). Universal Human Rights in Theory and Practice, 3rd edition. Cornell University Press. https://www.jstor.org/stable/10.7591/j.ctt1xx5q2
Donnelly, J., & Whelan, D. J. (2020). International Human Rights (6th ed.) (6th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429266072
Encarnación, O. G. (2016). Out in the Periphery: Latin America’s Gay Rights Revolution. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780199356645.001.0001
European Commission. (2019). Standard Eurobarometer 91: Public Opinion in the European Union. https://europa.eu/eurobarometer/surveys/detail/2253.
European Union Agency for Fundamental Rights. (2020). A Long Way To Go For LGBTI Equality. https://fra.europa.eu/en/publication/2020/eu-lgbti-survey-results
European Union Agency for Fundamental Rights. (2020). LGBTI Survey Data Explorer. https://fra.europa.eu/en/publications-and-resources/data-and-maps/2020/lgbti-survey-data-explorer
Human Rights Watch. (2013). In Religion’s Name: Abuses against Religious Minorities in Indonesia. https://www.hrw.org/sites/default/files/reports/indonesia0213_ForUpload_0.pdf
Human Rights Watch. (2016). These Political Games Ruin Our Lives: Indonesia’s LGBT Community Under Threat. In Human Rights Watch. https://www.hrw.org/report/2016/08/10/these-political-games-ruin-our-lives/indonesias-lgbt-community-under-threat
Kollman, K. (2013). The same-sex unions revolution in Western democracies. In International norms and domestic policy change. Manchester University Press. https://doi.org/doi:10.7765/9781526112217
Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. T. A.-T. T.-. (2016). Qualitative research : a guide to design and implementation (Fourth edition NV-1 online resource (xix, 346 pages) : illustrations). John Wiley & Sons. https://doi.org/ LK - https://worldcat.org/title/904400178
Pew Research Center (2019) The Global Divide on Homosexuality Persists. https://www.pewresearch.org/global/2020/06/25/global-divide-on-homosexuality-persists.
Sharp, C. A. (2003). Qualitative Research and Evaluation Methods (3rd ed.). In Evaluation Journal of Australasia (Vol. 3, Issue 2). SAGE Publications. https://doi.org/10.1177/1035719X0300300213
Swift, A. (2022). Being Creative with Resources in Qualitative Research. In SAGE Publications Ltd eBooks (pp. 290–306). https://doi.org/10.4135/9781529770278.n19
Takács, J. (2006). Social exclusion of young lesbian, gay, bisexual and transgender (LGBT) people in Europe. The European Region of the International Lesbian and Gay Association, January 2006, 37–72. https://ilga-europe.org/sites/default/files/Attachments/social_exclusion_of_young_lesbian_gay_bisexual_and_transgender_people_lgbt_in_europe_april_2006.pdf
Weiss, M. L., & Bosia, M. J. (2013). Global Homophobia: States, Movements, and the Politics of Oppression (M. L. Weiss & M. J. Bosia (eds.)). University of Illinois Press. https://doi.org/10.5406/illinois/9780252037726.001.0001
Wendt, A. (2005). Four sociologies of international politics. Perspectives on World Politics: Third Edition, 446–456. https://doi.org/10.1017/cbo9780511612183.002.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share Alike (CC BY-NC-SA).
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam bentuk buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
- Setiap publikasi (cetak/elektronik) bersifat terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan yang disebutkan di atas, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta.



