Konsep Diplomasi Multi-jalur dalam Penjaga Pantai Indonesia untuk Memperkuat Hubungan Maritim Internasional
The Concept of Multi-track Diplomacy in Indonesian Coast Guard to Strengthen the International Maritime Relationship
DOI:
https://doi.org/10.33019/jpi.v6i1.178Kata Kunci:
Bakamla, Diplomasi Multi-jalur, Peran TritunggalAbstrak
Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia dengan hamparan lautan yang sangat luas. Pilar dalam upaya mempertahankan laut Indonesia tidak hanya terdapat pada TNI saja, namun juga pada penjaga pantai. Bakamla sebagai penjaga pantai Indonesia bertugas melindungi lautan negara, namun Bakamla menghadapi banyak permasalahan. Permasalahan tersebut berupa kekurangan personel dan juga menjadi langkah utama Bakamla untuk menjadi bagian dari strategi pertahanan maritim Indonesia. Penelitian ini dibuat dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode tinjauan pustaka untuk mencapai solusi yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Hasil penelitian tersebut antara lain Bakamla mempunyai peranan penting dalam penegakan hukum di wilayah maritim Indonesia dan juga mempunyai tanggung jawab besar terhadap keamanan bangsa dan negara dari sektor maritim. Bakamla juga mempunyai hak dan kesempatan untuk menjalankan peran trinitas yang sama persis seperti yang diterapkan di TNI Angkatan Laut karena keduanya menjalankan peran yang sama. Sebagai peningkatan peran tersebut, Bakamla juga berhak menerapkan konsep Multi-track Diplomacy untuk memperkuat fungsinya dalam diplomasi internasional dengan negara lain guna mengurangi atau bahkan menghindari ketegangan yang selama ini menjadi isu utama di era saat ini. Oleh karena itu, Bakamla diharapkan dapat menerapkan lebih jauh konsep diplomasi multi jalur dalam konsep trinitas angkatan laut, sehingga pertahanan maritim Indonesia dapat meningkat.
Unduhan
Referensi
Aris Wardhani, P., Rivai Ras, A., Widodo, P., & Juni Risma Saragih, H. (2022). Pancasila Sebagai Landasan Pertahanan Negara di Era Globalisasi. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1). https://doi.org/10.31316/jk.v6i1.2573
Bakamla. (2020). Rencana Strategi Bakamla 2020-2024. https://www.bakamla.go.id/uploads/static_page/RENSTRA_BAKAMLA_2020-2024_FINAL.pdf
Bakamla. (2020). Peraturan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia No 24 Tahun 2020.
Booth, A., Papaioannou, D., & Sutton, A. (2012). Systematic approaches to a successful literature review. http://lib.ugent.be/en/catalog/rug01:002101878/items/000010929920/
Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. (2007). Research methods in education. In Routledge eBooks. https://doi.org/10.4324/9780203029053
Dekkers, Rob; Carey, Lindsey; Langhorne, Peter (2022). Making Literature Reviews Work: A Multidisciplinary Guide to Systematic Approaches. In Springer eBooks. https://doi.org/10.1007/978-3-030-90025-0
Diamond L. & McDonald J. W. (1996). Multi-track diplomacy : a systems approach to peace. Kumarian Press.
Fernando, Z. J. (2020). Pancasila Sebagai Ideologi Untuk Pertahanan dan Keamanan Nasional pada Pandemi COVID-19. Jurnal Kajian Lemhannas RI, 8(3), 272–282. http://jurnal.lemhannas.go.id/index.php/jkl/article/download/184/96
Machi, L. A., & McEvoy, B. T. (2016). The Literature Review: Six Steps to Success. California: Corwin. https://doi.org/10.4135/9781071939031
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif . Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Onwuegbuzie, A. J. & Frels, R. (2016). Seven Steps to a Comprehensive Literature Review: A Multimodal and Cultural Approach (dalam bahasa Inggris). London: SAGE Publications Ltd.
Petersen, K., Vakkalanka, S., & Kuzniarz, L. (2015). Guidelines for conducting systematic mapping studies in software engineering: An update. Information and Software Technology, 64, 1–18. https://doi.org/10.1016/j.infsof.2015.03.007
Rasiddin, L., & Sutanto, R. (2022). Strategi Badan Keamanan Laut (Bakamla) dalam Pengamanan dan Keselamatan di Wilayah Perairan Indonesia. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, 7(3), 220–231. https://doi.org/10.33172/spl.v7i3.861
Sugiyono (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share Alike (CC BY-NC-SA).
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam bentuk buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
- Setiap publikasi (cetak/elektronik) bersifat terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan yang disebutkan di atas, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta.



