Hirarki Pengaruh Pada Talkshow Kick Andy Double Check Metro TV Program Guiteeres Pahlawan
Hierarchy of Influence on Talkshow Kick Andy Double Check Metro TV Program Guiteeres Heroes
DOI:
https://doi.org/10.33019/jpi.v4i1.75Kata Kunci:
Program TV, Pelanggaran HAM, MediaAbstrak
Tujuan riset ini teruntuk mengetahui mekanisme kebijakan yang diterapkan dari pimpinan redaksi sampai dengan berita tersebut ditayangkan sangat memenuhi unsur-unsur yang disampaikan dimulai dari lingkaran paling kecil pada level individu pelaku media, praktik rutinitas, organisasi media, extramedia, sampai dengan level ideologi pada Talkshow “Kick ANDY DOUBLE CHECK” METRO TV. Metode riset ini mempergunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif dan menggunakan teknik purposive sampling, dengan wawancara tak terstruktur yang mana berupa wawancara yang bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kepemilikan sebuah media terhadap konten media sangat berpengaruh sama halnya dengan studi kasus program Kick Andy di Metro TV. Sudah jelas bagaimana level-level faktor menggambarkan bagaimana hirarki pengaruh hirarki dalam membuat kebijakan redaksi pada stasiun televisi Metro TV. Dari orientasi personal para pekerja media, profesionalisme, kebijakan perusahaan, pola kepemilikan perusahaan, lingkungan ekonomi, pengiklan sampai dengan pengaruh-pengaruh ideologi. Jadi dari kelima faktor-faktor yang sudah dijelaskan sebelumnya sangat berpengaruh terhadap isi media yang disampaikan
Unduhan
Referensi
Aufriandra, F., Adelya, B., & Ulfah, S. (2017). Komunikasi Mempengaruhi Tingkah Laku Individu. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 2(2), 9-15. https://doi.org/10.29210/02219jpgi0005
Cresswell, J. (2016). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Drianus, O. (2018). Manusia di Era Kebudayaan Digital. MAWA’IZH: JURNAL DAKWAH DAN PENGEMBANGAN SOSIAL KEMANUSIAAN, 9(2), 178–199. https://doi.org/10.32923/maw.v9i2.784
Gani, R. (2005). Media Massa dalam Masyarakat Madani. Mediator: Jurnal Komunikasi, 6(1), 35–42. https://doi.org/10.29313/mediator.v6i1.1174
Hajad, V. (2018). Media dan Politik (Mencari Independensi Media Dalam Pemberitaan Politik). SOURCE : Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(2). https://doi.org/10.35308/source.v2i2.295
Khoirun Nida, F. (2015). PERSUASI DALAM MEDIA KOMUNIKASI MASSA. AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam, 2(2). http://dx.doi.org/10.21043/at-tabsyir.v2i2.502
Krisdinanto, N. (2014). Anomali dan Teori Hirarki Pengaruh terhadap Isi Media. KOMUNIKATIF, 3(1), 1-18. https://doi.org/10.33508/jk.v3i1.1243
Laksono, P. (2020). Komunikasi Massa dan Demokrasi dalam Arus Sistem Politik. MEDIAKITA, 4(1). https://doi.org/10.30762/mediakita.v4i1.2448
Lesmana, T. (2013). Kebebasan Pers Dilihat dari Perspektif Konflik, antara Kebebasan dan Tertib Sosial. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 2(1). https://doi.org/10.24002/jik.v2i1.249
Nugroho, H. (2015). Demokrasi dan Demokratisasi: Sebuah Kerangka Konseptual Untuk Memahami Dinamika Sosial-Politik di Indonesia. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 1(1), 1. https://doi.org/10.22146/jps.v1i1.23419
Poti, J. (2018). Demokratisasi Media Massa, Relasi Kuasa Negara Masyarakat dan Pemilik Media (Kajian Terhadap Peran Komisi Penyiaran Indonesia). KEMUDI : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(1), 78-120. Retrieved from https://ojs.umrah.ac.id/index.php/kemudi/article/view/734
Reese, S. D., & Shoemaker, P. J. (2016). A Media Sociology for the Networked Public Sphere: The Hierarchy of Influences Model. Mass Communication and Society, 19(4), 389–410. https://doi.org/10.1080/15205436.2016.1174268
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share Alike (CC BY-NC-SA).
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam bentuk buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
- Setiap publikasi (cetak/elektronik) bersifat terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan yang disebutkan di atas, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta.



